PT.PP / PTPP Tragetkan pendapatan tumbuh 50 persen

Jakarta - Salah satu perusahaan konstruksi dan investasi terkemuka di Indonesia, PT PP (Persero) Tbk, berhasil melampui target kontrak baru 2016 yang telah ditetapkan perseroan.
Direktur Utama PT PP, Tumiyana, mengatakan, pencapaian kontrak baru perseroan sampai dengan akhir Desember 2016 mencapai Rp 32,6 triliun atau 105 persen dari target akhir tahun 2016 ini. Dimana total order book yang berhasil diraih yaitu sebesar Rp 71,5 triliun sudah termasuk carry over tahun 2015 sebesar Rp 39 triliun.
"Perseroan telah bekerja secara maksimal sehingga target-target kinerja perusahaan yang ditetapkan pada awal tahun dapat dicapai," kata Tumiyana, dalam keterangan resminya, Senin (16/1).
Lebih lanjut Tumiyana mengatakan, selain berhasil melampaui target kontrak baru 2016, Perseroan juga meyakini dapat melampaui target laba bersih yang telah dicanangkan di awal tahun 2016.
Perseroan menargetkan perolehan kontrak baru tahun 2017 dapat tumbuh lebih dari 20 persen dibandingkan target tahun 2016 yang berjumlah sekitar Rp 31 triliun.
Dengan target kontrak baru 2017 dan kontrak carry over, perseroan menargetkan pendapatan tahun 2017 tumbuh lebih dari 50 persen dibandingkan dengan target tahun 2016 yang berkisar Rp 17 triliun sampai dengan Rp 19 triliun. Dari target tersebut, perseroan memiliki ekspektasi laba bersih komprehensif dapat tumbuh 40 persen hingga 50 persen di tahun ini.
"Perseroan sangat optimistis dapat melampaui target kontrak baru tahun 2017 yang tumbuh lebih besar dari 20 persen. Hal itu didukung oleh program-program yang telah dicanangkan Pemerintah saat ini untuk meningkatkan kualitas infrastruktur di Indonesia," tambah Tumiyana.
Setelah sukses melaksanakan aksi korporasi besar di tahun 2016, yaitu mendapatkan Penyertaan Modal Negara (PMN) dari Pemerintah dan menghimpun dana dari publik melalui mekanisme Hak Memesan Efek Terlebih dahulu (HMETD) atau Rights Issue Perseroan dengan total dana sebesar Rp 4,41 triliun untuk menambah permodalan Perseroan.
Lebih lanjut lagi, guna mendukung peningkatan kinerja perusahaan di tahun 2017, Perseroan akan melakukan berbagai aksi korporasi, antara lain Stock Split Saham dan Rights Issue PT PP Properti Tbk (PPRO), melaksanakan IPO 3 (tiga) Anak Perusahaan, yaitu PT PP Pracetak, PT PP Peralatan dan PT PP Energi, dan lain sebagainya.


Feriawan Hidayat/FER
BeritaSatu.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BUMI akan right issue Rp 35 T, awas efek dilusi

Bangun 2 pabrik WSBP siapkan capex Rp 1,9 T

Industri Banyak Beralih Gunakan Gas Bumi, PGN (PGAS) Terus Bangun Infrastruktur