Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2017

Permintaan Sumatera naik, SMBR menuai berkah

AKARTA. PT Semen Batu Raja Tbk (SMBR) menjadi salah satu emiten yang pergerakan sahamnya cukup tinggi pada tahun lalu. Saham emiten semen pelat merah ini sudah terbang 604% dari awal tahun 2016 sebesar Rp 291 menjadi Rp 2.050 pada akhir perdagangan hari ini (26/1). Beberapa analis mengatakan, kinerja saham SMBR juga tercermin dari semakin kuatnya fundamental perusahaan. Mulai dari ekspansi dan penguasaan pasar yang saat ini kuat untuk wilayah Sumatera. Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengungkapkan, pasar semen di luar pulau Jawa diprediksi masih akan tumbuh seiring dengan permintaan semen untuk pembangunan infrastruktur di wilayah Sumatera. Terlihat penjualan SMBR yang meningkat dibandingkan kompetitior besar lainya yang kuat di pulau Jawa (YoY). ”Infrastruktur di daerah masih punya potensi untuk tumbuh, imbasnya konsumsi semen di daerah akan meningkat,” katanya kepada Kontan (26/1). Sekadar informasi, penjualan semen SMBR meningkat 6,1% menjadi 1,63 juta ton...

Lo Kheng Hong meraup angpao besar dari BUMI

JAKARTA. Menyambut Tahun Ayam Api, investor yang mendekap saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) memperoleh angpao besar. Maklum, dalam tujuh bulan terakhir, harga saham BUMI naik hingga lebih dari 10 kali lipat. Setelah terus-terusan reli, harga saham BUMI akhirnya menembus posisi Rp 500 per saham. Pada perdagangan hari ini, Jumat (27/1), harga saham BUMI ditutup di posisi Rp 505 per saham. Dengan begitu, saham BUMI kini memasuki kelompok harga saham Rp 500-Rp 2.000 per saham dengan fraksi harga Rp 5 per saham. Bukan cuma harga yang naik tinggi. Transaksi saham BUMI juga meningkat drastis. Saban hari, nilai transaksi perdagangan saham BUMI mencapai ratusan miliar rupiah. Dihitung selama sebulan terakhir, nilai transaksi perdagangan saham BUMI mencapai Rp 8,1 triliun. Tidak salah jika pelaku pasar menyebut saham BUMI kembali menyandang julukan saham sejuta umat. Padahal, sejak Juli 2015 hingga Juni 2016, harga saham BUMI tiarap di harga Rp 50 p...

Benny Tjokro Siap Serap Rights Issue RIMO

Bisnis.com,  JAKARTA--Benny Tjokrosaputro siap menjadi menyerap hak memesan efek terlebih dahulu yang diterbitkan PT Rimo International Lestari Tbk. sekitar Rp4,05 triliun. Dalam prospektus yang diterbitkan, tertulis pembeli siaga akan melaksanakan kewajiban untuk membeli sisa saham apabila pemegang saham perseroan tidak melaksanakan haknya atas HMETD (rights issue). Adapun pihak yang akan melakukan penyetoran dalam bentuk lain selain uang untuk penambahan modal melalui rights issue adalah pemegang saham 99,99% saham PT Hokindo Properti Investama yaitu Benny Tjokrosaputro, Teddy Tjokrosapoetro, Anna Patricia Sutanto dan Ludijanto Setijo. "Keempat pihak di atas akan melakukan penyetoran atas saham dalam bentuk lain selain uang adalah pihak yang sama bertindak sebagai pembeli siaga dalam PUT I Rimo," seperti yang dikutip dari prospektus, Kamis (26/1/2017). Adapun rencana penggunaan dana rights issue I RIMO akan digunakan untuk mengambilalih 99,99% saham PT Hokindo Properti Inve...

Tempo Inti Media (TMPO) Jual 18 Domain ke Anak Usaha

Bisnis.com,  JAKARTA— PT Tempo Inti Media Tbk. (TMPO) menjual sekitar 18 domain perseroan ke anak usaha, yakni PT Info Media Digital. Berdasarkan keterbukaan informasi yang dipublikasikan Jumat (27/1/2017), perseroan mengumumkan terjadinya transaksi afiliasi antara perseroan dengan anak usaha, PT Info Media Digital sehubungan dengan perjanjian jual beli domain. Perseroan sebagai pemilik domain, dan Info Media Digital sebagai pembeli domain. Alasan dilakukannya transaksi penjualan ini adalah guna mengembangkan unit bisnis digital news berbasis  ­e-commerce , sehingga ke depan IMD akan lebih fokus utuk mengembangkan bisnis digital serta mampu menggalang modal dengan melakukan kerjasama dengan mitra potensial. Kemudian, agar IMD selaku unit bisnis yang dipersiapkan dan difokuskan untuk pengembangan bisnis digital dan  e-commerce. Adapun, domain yang dijual perseroan kepada Info Media Digital adalah tempo.co, gooto.com, indonesiana.co, Indonesia.tv, tempofinance.co, ...

Toba ( TOBA ) Pengembang Sejahtra dan Toba Karya Sejahtra Lakukan Penggabungan Usaha

Bisnis.com,  JAKARTA— Anak usaha  PT Toba Sejahtra , PT Toba Pengembang Sejahtra berencana melakukan penggabungan usaha dengan PT Toba Karya Sejahtra, di mana Toba Karya Sejahtera bertindak sebagai perusahaan yang menggabungkan diri. Berdasarkan prospektus ringkas yang dipublikasikan Jumat (27/1/2017) dikemukakan bahwa rencana penggabungan antara Toba Pengembang Sejahtra (TPS) dan Toba Karya Sejahtra (TKS) diharapkan dapat meningkatkan kinerja TPS dengan pengelolaan manajemen yang lebih efisien dan efektif, mengingat TPS adalah pemilik mayoritas saham (99%) dari TKS. Penggabungan usaha ini akan memperkuat dan memperkokoh posisi TPS sebagai perusahaan hasil penggabungan dalam bisnis properti terutama dalam mencapai visi perusahaan. Kemudian, meningkatkan daya saing perusahaan hasil penggabungan dalam industri properti di Indonesia dan menciptakan manajemen yang solid, serta peningkatan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan usaha. Sesuai dengan rencana penggabungan,...

RUPSLB PPRO: PP Properti Siap Stock Split dan Rights Issue Rp1,5 Triliun

Bisnis.com , JAKARTA- Rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PP Properti Tbk menyetujui rencana perseroan untuk memecah nilai nominal saham atau stocksplit dan penambahan modal perusahaan dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue. Dalam RUPSLB yang digelar Jumat (27/1/2017), pemegang saham juga mengusulkan dua komisaris baru, yakni Lukman Hidayat dan Kelik Wirawan Wahyu Widodo. Taufik Hidayat, Direktur Utama PP Properti, mengatakan stock split PPRO akan mendorong likuiditas perdagangan saham PPRO di pasar modal sekaligus memperkuat aksi rights issue dengan mendorong harga saham perseroan ke harga wajar yang ditetapkan analis sebesar Rp1.420 per saham. Saat ini saham beredar PPRO mencapai 14,04 miliar lembar saham dengan saham yang kini dimiliki publik mencapai 4,91 miliar lembar saham. “Kami merencanakan rights issue dengan target dana senilai Rp1,5 triliun yang akan digunakan untuk ekspansi dan penambahan belanja modal,” ujar Taufik d...

Manfaatkan Cadangan NIkel dan Bauksit, Antam (ANTM) Persiapkan Proyek Hilirisasi Lanjutan

Bisnis.com,  JAKARTA— PT Aneka Tambang Persero Tbk. (ANTM) tengah melakukan fi­nalisasi dalam hal mempersiapkan proyek-proyek hilirisasi lanjutan guna memanfaatkan cadangan bijih nikel dan bauksit yang dimiliki. Dalam keterangan resmi yang dipublikasikan Rabu (25/1/2017), perseroan mengumumkan tengah mempersiapkan proyek-proyek pembangunan pabrik feronikel Line 2 & 3 dan terus melakukan peningkatan nilai tambah melalui hilirisasi baik dengan skema pendanaan internal ataupun bekerjasama dengan mitra strategis. Untuk komoditas bauksit, perseroan masih bfokus pada pembangunan pabrik Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) yang bekerjasama dengan PT INALUM (Persero). “Kami tengah mempersiapkan proyek-proyek hilirisasi lanjutan guna mempertahankan keberlanjutan ekspansi Perusahaan. Momentum kebijakan ekspor mineral juga akan kami manfaatkan untuk melanjutkan hilirisasi untuk lebih memperbesar kapasitas produksi,” kata Dirut Antam Tedy Badrujaman, Rabu (25/1/2017). Antam sudah...

Siap Tuntaskan Divestasi Anak Usaha, Waskita Karya Bidik Kontrak Baru Rp80 Triliun

Bisnis.com,  JAKARTA— PT Waskita Karya Persero Tbk. (WSKT) mengumumkan divestasi 29% saham di PT Waskita Toll Road (WTR) ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan PT Taspen. Aksi tersebut diharapkan bisa memberikan dampak kontrak baru kepada WSKT. Analis Mandiri Sekuritas Bob Setiadi, dalam risetnya, memaparkan bahwa setelah beberapa kali tertunda, akhirnya WSKT mengumumkan divestasi 29% saham di PT Waskita Toll Road (WTR) ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan PT Taspen. Berdasarkan keterangan manajemen, kata Bob, WSKT akan segera menandatangani persetujuan untuk mengubah kepemilikannya di WTR dari kepemilikan penuh menjadi sebagian dengan menjual saham baru kepada perusahaan pembiayaan infrastruktur milik pemerintahan SMI (16%), dan dana pensiun untuk pegawai negeri Taspen (13%). Adapun,  total nilai transaksi untuk kepemilikan 29% mencapai Rp3,5 triliun. Ekuitas tambahan sebesar Rp3,5 triliun akan memperbesar modal WTR sebesar Rp8 triliun-Rp9 triliun dan mendoro...

Industri Banyak Beralih Gunakan Gas Bumi, PGN (PGAS) Terus Bangun Infrastruktur

Bisnis.com,  JAKARTA— PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS) atau PGN menyatakan seiring berjalannya waktu semakin banyak industri dalam negeri yang beralih menggunakan gas bumi yang dipasok oleh perseroan. Keterangan resmi perseroan yang dipublikasikan Rabu (25/1/2017) menyebutkan bahwa salah satu alasan yang membuat industri dalam negeri kepincut meggunakan gas bumi adalah lantaran gas bumi lebih efisien dan ramah lingkungan dibandingkan dengan bahan bakar lainnya. Salah satu industri yang memanfaatkan gas bumi perseroan adalah  PT Aston Prima Raya, Karawang, Jawa Barat. Harga solar yang semakin mahal membuat Aston Prima Raya harus beralih menggunakan sumber energi  yang lebih efisien. "Alasan kami beralih karena harga solar lebih mahal. Kami pakai gas bumi untuk bahan bakar tungku mixing aspal," kata Kepala Produksi Aston Prima Raya, dalam keterangan resmi, Rabu (25/1/2017). Selain Aston Prima Raya, ada PT Sampoerna Printpack, Jakarta Timur. Produsen A...

Sekawan Intipratama (SIAP) Akan Suntik Modal Anak Usaha

Bisnis.com,  JAKARTA – PT Sekawan Intipratama Tbk. (SIAP) berencana meningkatkan modal dasar dan modal disetor ke anak usahanya PT Indowana Bara Mining Coal (IWBMC) pada tahun ini. Perseroan merencanakan peningkatan modal IWBMC, dari modal dasar dan disetor Rp2,5 miliar menjadi modal dasar Rp100 miliar dan modal disetor Rp25 miliar. Rencana itu, terungkap dalam paparan public expose yang diunggah Bursa Efek Indonesia pada, Rabu (25/1/2017). IWBMC juga tengah merencanakan untuk kegiatan  overburden removal–hauling transportation  ke jetty kepada investor. Saat ini besaran harga untuk kontrak tersebut sedang di kalkulasi ulang mengingat meningkatnya kegiatan penambangan akhir-akhir ini. Adapun,  beauty contest  untuk investor dan kontraktor sedang dilakukan, dimana masing masing saat ini sedang melakukan “ due diligence”  melalui nota kesepahaman ( memorandum of understanding/ MOU) dengan IWBMC. Peserta beauty contest tersebut adalah Cendana Emas Win...

Tingkatkan Kualitas Konten Sinetron, Surya Citra Media ( SCMA ) Kuasai 80 Persen Saham Sinemart Indonesia

Bisnis.com,  JAKARTA— PT Surya Citra Media Tbk. (SCMA) memegang 80% saham PT Sinemart Indonesia guna meningkatkan kualitas konten sinetron. Berdasarkan keterbukaan informasi yang dipublikasikan Rabu (25/1/2017) dikemukakan bahwa SCMA, melalui anak usahanya PT Indonesia Entertainmen Group (IEG) membeli 80% saham PT Sinemart Indonesia. Sinermart tidak memiliki hubungan apapun dengan SCMA. Dengan memiliki 80% saham PT Sinemart Indonesia, diharapkan bisa membantu meningkatkan kualitas konten sinetron di Surya Citra Televisi (SCTV), sebuah televisi swasta yang berada di bawah SCMA, untuk sinergi meningkatkan kinerja SCMA. Pembelian saham ini diharapkan juga bisa meningkatkan kinerja perseroan. Transaksi ini dilakukan pada 23 Januari 2017. Sumber Bisnis.com Editor: Bunga Citra Arum Nursyifani

SRSN Jadi Target Backdoor

Gambar
Menurut surat kabar Investor Daily tanggal 06 Januari 2017, Beredar rumor di pasar bahwa PT Indo Acidatama Tbk  (SRSN) [0  0 (+0,0%) ]  menjadi target backdoor listing. Kabarnya, hal ini karena kinerja laporan keuangan yang bukukan laba bersih, serta berencana perluas penjualan ke pasar premium. Perseroan disebut-sebut lebih menguntungkan jual produk ethanol di pasar premium daripada jual di pasar reguler, serta dikabarkan dapat order kontrak besar dari produsen minuman skala besar. Hal ini turut jadi sentimen positif menuju target harga Rp 100.  Author : Rumors Disclaimer: Rumor di atas bukanlah suatu rekomendasi membeli atau menjual saham tertentu. Informasi di atas seharusnya digunakan hanya oleh investor yang memahami resiko dalam trading saham. Bandingkan apa yang ada dalam ulasan dengan indikasi-indikasi lainnya yang dapat mendukung keputusan transaksi. Bertransaksi di saham sangat beresiko. Kita dapat kehilangan sebagian bahkan seluruh modal kita. Kami tidak b...

Bangun 2 pabrik WSBP siapkan capex Rp 1,9 T

JAKARTA. Tahun ini,  PT Waskita Beton Precast Tbk  (WSBP) gencar ekspansi. Perusahaan beton pelat merah ini menyediakan modal kerja atawa  capital expenditure  (capex) mencapai Rp 1,9 triliun. Angka ini melesat 72,73% ketimbang capex tahun lalu sebesar Rp 1,1 triliun. Direktur Utama Waskita Beton Jarot Subana menjelaskan, dana tersebut akan digunakan untuk membangun dua pabrik beton precast baru di daerah Kalimantan dan Sumatra Utara. Sisanya untuk menambah 42 batching plant. "Capex sumbernya dari dana hasil IPO dan pinjaman perbankan," ujarnya kepada KONTAN, Senin (23/1). Informasi saja, anak usaha PT Waskita Karya Tbk (WSKT) ini memiliki 10 pabrik beton precast berkapasitas 2,65 juta ton per tahun dan 41 batching plant (BP) yang tersebar di seluruh lokasi proyek. Untuk tahun ini, WSBP menargetkan bisa mengantongi kontrak baru senilai Rp 12,3 triliun. Perbaikan ekonomi dalam negeri juga membuat perusahaan yang berdiri 2014 ini mengerek target pendapatan dan...

ADRO Kantongi pinjaman US$ 422 juta untuk PLTU

JAKARTA.  PT Adaro Energy Tbk  (ADRO) mencapai kesepakatan pembiayaan  (financing close)  untuk proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 2x100 mega watt (MW) di Tabalong, Kalimantan Selatan. Total nilai investasi proyek itu mencapai US$ 545 juta. Garibaldi Thohir, Presiden Direktur ADRO mengatakan, anak usaha perseroan, PT Tanjung Power Indonesia (TPI) mendapat komitmen pembiayaan US$ 422 juta dari enam bank komersial, termasuk fasilitas kontinjensi sebesar US$ 13 juta. Fasilitas pinjaman itu diperoleh dari Korea Development Bank, The Bank of Tokyo Mitsubishi UFJ, Ltd, DBS Bank Ltd, Mizuho Bank Ltd, Sumitomo Mitsui Banking Corporation, dan The Hong Kong Shanghai Banking Corporation Limited. "Ini menjadi pencapaian penting setelah sebelumnya kami mencapai financing close untuk PT Bhimasena Power Indonesia (BPI)," ujar Garibaldi dalam keterangan resmi, Selasa (24/1). Nantinya, proyek ini akan menjual listrik ke PLN di bawah Perjanjian Pembelian Tenaga Listr...

Saham TMPI keluar dari zona saham gocap

JAKARTA. Saham  PT Sigmagold Inti Perkasa Tbk  (TMPI) tiba-tiba bergerak. Bahkan, saham emiten tambang emas tersebut keluar dari zona saham gocap. Pada perdagangan Selasa, (24/1), saham TMPI sempat menyentuh level tertingginya, Rp 67 per saham. Namun, sore harinya, saham tersebut ditutup pada level Rp 61 per saham. Pergerakan ini lantaran muncul rumor di pasar jika TMPI bakal memulai eksplorasi tambang emasnya di kawasan Sumatra Barat. Seperti diketahui, TMPI beberapa waktu lalu mengakuisisi tambang emas yang memiliki IUP lebih dari 5.000 hektar (ha) di Sumatra Barat. Artinya, perseroan saat ini menguasai dua tambang emas di Sumatera Barat, yang terdiri dari tambang emas primer dan tambang emas aluvial. Kabarnya, kandungan emas di lokasi tersebut memiliki kandungan terbaik. Hasil uji kandungan di lahan tersebut mengandung unsur logam emas sekitar 96% di luar logam lainnya seperti perak, besi dan lainnya. Sekretaris Perusahaan TMPI, Mohammad Noor Syahriel menampik ru...

KKGI Akan buy back saham dengan dan Rp150 miliar

JAKARTA.  PT Resource Alam Indonesia Tbk  (KKGI) berencana membeli kembali  / buyback  saham. Sekretaris Perusahaan KKGI Lenny S.C mengatakan, jumlah saham yang dibeli kembali sebanyak-banyaknya 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh atau maksimal 100 juta saham. Aksi  buyback  ini merupakan kelanjutan pembelian saham yang berakhir pada 5 Desember 2015 lalu. "Sisa jumlah saham yang dapat dibeli kembali pada periode ini maksimal 64,02 juta saham," ujarnya, Senin (23/1). KKGI mencadangkan dana maksimal Rp 150 miliar untuk aksi korporasi itu. KKGI merasa memiliki tingkat likuditas yang lebih baik dibandingkan periode yang sebelumnya, terlihat dari naiknya arus kas dari aktivitas operasi. Di sisi lain, membaiknya pasar batubara dinilai belum mengerek harga saham industri batubara. PT Resource Alam Indonesia Tbk menunjuk PT Maybank Kim Eng Securities yang akan bertindak sebagai perantara perdagangan efek yang akan melaksanakan  buyback . Nantin...

BIPI Lanjutkan akuisisi 30% saham Mitratama

JAKARTA.  PT Benakat Integra Tbk  (BIPI) memastikan untuk melanjutkan akuisisi saham Mitratama Perkasa dari PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA) senilai US$ 120 juta. Akuisisi itu direncanakan tuntas sebelum tutup tahun 2017. Michael Wong, Direktur Keuangan BIPI mengatakan, saat ini masih dalam finalisasi struktur dan mekanisme akuisisi. Sebelumnya,  PT Benakat Integra Tbk berencana membeli saham tersebut melalui Long Haul Holdings Ltd. Namun pada Desember 2016, ITMA dan Long Haul yang menjadi perantara transaksi tersebut membatalkan kesepakatan. Pembatalan perjanjian ITMA dan Long Haul ternyata tidak membatalkan rencana BIPI untuk mengakuisisi saham Mitratama. Pasalnya, BIPI memang berihktiar untuk mengempit 100% saham perusahaan layanan batubara terintegrasi itu. Saat ini, BIPI telah menguasai 70% saham Mitratama melalui anak usahanya PT Nusantara Pratama Indah. "Kami tetap akan mengakuisisi sisa saham Mitratama agar punya kepemilikan penuh. Hanya nanti skemanya y...

CIPUTRA BIDIK KENAIKAN PENJUALAN 15%

JAKARTA  - PT Ciputra Development Tbk (CTRA) menargetkan peningkatan penjualan properti ( marketing sales ) sebesar 20% menjadi Rp 8,5 triliun tahun ini. Perhitungan ini telah mempertimbangkan rampunya merger dengan kedua anak usahanya, PT Ciputra Surya Tbk (CTRS) dan PT Ciputra Property Tbk (CTRP). Tahun lalu, penjualan properti perseroan mencapai Rp 7,2 triliun atau di bawah angka perkiraan semula perseroan sebesar Rp 9,3 triliun. Rendahnya realisasi dipicu atas perlambatan permintaan properti tahun lalu. Direktur Ciputra Development Harun Hajadi mengatakan, penjualan properti tersebut akan dikontribusikan penjualan properti di 81 proyek yang dimiliki perseroan. Penjualan juga akan datang dari enam proyek residensial baru dan dua proyek komersial. “Selain meningkatkan pendapatan penjualan properti, merger bakal mendongkrak kapitalisasi pasar perseroan sekitar 20% menjadi Rp 20,4 triliun,” ujarnya di Jakarta, belum lama ini. Sekretaris Perusahaan Ciputra Development Tulus...

PP PROPERTI ( PPRO ) BIDIK AKUISISI 9 HEKTAR LAHAN

Bisnis.com , JAKARTA --  PT PP Properti Tbk. memproyeksi penambahan cadangan lahan baru seluas 9 hektare tahun ini. Namun, tidak tertutup kemungkinan perseroan bisa mendapatkan cadangan lahan yang lebih luas. Indaryanto, Direktur Keuangan PP Properti, mengatakan tambahan luas lahan yang ditargetkan tahun ini sama dengan tambahan lahan baru sepanjang 2016. "Landbank kami 69 hektare karena tahun lalu tambah 9 hektare, jadi tahun ini more or less tambah 9 hektare juga," jelasnya kepada Bisnis.com, Senin (23/1/2017). Menurut Indaryanto, perseroan akan tetap fokus mencari lahan di lokasi-lokasi yang strategis. Emiten bersandi saham PPRO ini tidak mengejar tambahan lahan dalam jumlah besar karena fokus pada pengembangan properti bangunan tinggi atau high rise. Untuk mendanai ekspansi lahan, PPRO berencana menggelar rights issue dan penerbitan obligasi dengan total target dana sebesar Rp2,5 triliun. Namun, hingga saat ini PPRO masih menghitung alokasi belanja modal yang bakal...

Kalbe Farma / KLBF siap pasok Eritropoetin

BEKASI— Kalbe Farma siap memasok seluruh kebutuhan eritropoetin Indonesia dalam satu dekade ke depan, yang diperkirakan mencapai 10 juta unit per tahun. Direktur Pengembangan Bisnis, PT Kalbe Farma Tbk, Sie Djohan, mengatakan anak usaha PT Kalbio Global Medika ditargetkan mulai memproduksi eritropoetin (Epo) pada pertengahan 2018. Epo digunakan dalam penanganan penyakit ginjal dan kanker. “Kami sekarang sedang melakukan sertifikasi produk. Setelah itu butuh sekitar 6 bulan untuk memastikan produksinya stabil,” katanya, Rabu (18/1/2017). Kalbio Global mampu memproduksi 10 juta unit Epo per tahun. Kapasitas tersebut memadai untuk mengisi kebutuhan pasar Indonesia dan beberapa negara tetangga. Sie menjelaskan saat ini Kalbe telah bertindak sebagai pengimpor Epo hasil produksi China untuk pasar Tanah Air. Kalbe memasok sekitar 1 juta unit per tahun, termasuk ke sistem jaminan kesehatan nasional. Namun, dia memperkirakan kebutuhan Epo di Indonesia jauh lebih besar karena...